Motto Desa
"LAMO U EHE MANDOIEHE INE SUERE NDONO"
Visi
Terwujudnya Kesejahteraan dan Kemandirian Masyarakat Diberbagai Bidang Kehidupan Dalam Mendorong Sistim Pemerintahan
Misi
1
Terwujudnya Penyelenggaraan Pemerintah desa yang baik dan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara adil dan transparan
2
Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik terhadap masyarakat
3
Dapat Terlaksananya Pembangunan sarana dan prasarana kelembagaan pemerinah demi kesejahteraan Masyarakat
4
Dapat terlaksananya Pembangunan sarana infrastruktur desa secara merata
5
Terwujudnya Penguatan kualitas dan produktifitas usaha ekonomi masyarakat
Sejarah Singkat Desa
Sejarah terbentuknya Desa Lalosingi pada awalnya daerah ini termasuk dalam desa Sei Rukam yang dulunya masih masuk wilayah kecamatan Landono Kabapuaten Konawe Selatan. Seiring dengan terjadinya pemekaran Kecamatan Kelua pada tahun 1986 menjadi 3 kecamatan, yaitu Landono, Mowila, dan Sabulakoa. Desa Lalosingi berada di wilayah kecamatan Mowila, yang terbentuk Tahun 1983.
Sulit untuk menemukan bukti-bukti sejarah dari asal usul diambilnya Nama “Lalosingi” sebagai nama desa. Yang beredar dimasyarakat hanyalah cerita dari mulut kemulut yang
Warga desa mulanya berdomisili di kecamatan wolasi yang warganya di pindahkan oleh pemerintan sebagai transmigrasi lokal, menyebutkan “Lalosingi” berasal dari kata “LALO” (Bahasa Tolaki) yang artinya Hutang dan “SINGI” (Bahasa Tolaki) yang adalah Pohon yang buahnya Kecut, dimana pada zaman dulu daerah ini hanyalah hutan banyak sekali ditemukan pohon singi
Sebelum terbentuknya Desa Lalosingi nama “Lalosingi” di ambil dari nama kampung asal warga dikecamatan wolasi. Untuk mempermudah masyarakat sekitar mengingatnya maka dijadikanlah nama kampung asal (Lalosingi) tersebut menjadi sebuah nama Desa yaitu Desa Lalosingi hingga saat ini.
Sulit untuk menemukan bukti-bukti sejarah dari asal usul diambilnya Nama “Lalosingi” sebagai nama desa. Yang beredar dimasyarakat hanyalah cerita dari mulut kemulut yang
Warga desa mulanya berdomisili di kecamatan wolasi yang warganya di pindahkan oleh pemerintan sebagai transmigrasi lokal, menyebutkan “Lalosingi” berasal dari kata “LALO” (Bahasa Tolaki) yang artinya Hutang dan “SINGI” (Bahasa Tolaki) yang adalah Pohon yang buahnya Kecut, dimana pada zaman dulu daerah ini hanyalah hutan banyak sekali ditemukan pohon singi
Sebelum terbentuknya Desa Lalosingi nama “Lalosingi” di ambil dari nama kampung asal warga dikecamatan wolasi. Untuk mempermudah masyarakat sekitar mengingatnya maka dijadikanlah nama kampung asal (Lalosingi) tersebut menjadi sebuah nama Desa yaitu Desa Lalosingi hingga saat ini.